Inter News

Serie A

Bursa Transfer

Inter Dalam Sejarah

FCINTER-CAMPIONE.COM - Kontroversi dan skandal tidak pernah jauh dari sepak bola Italia. Pengaturan pertandingan dan penyuapan mungkin sering mencoreng citra Serie A, tapi siapa pemain yang terkadang mampu menyebabkan keributan hanya dari berganti  klub di bursa transfer?

Berikut adalah 10 Transfer Kontroversial di Serie A.

10. Federico Marchetti (dari Cagliari ke Lazio)
Ini mungkin tidak menarik perhatian terlalu banyak, tapi transfer Federico Marchetti ke Lazio adalah salah satu proses transfer yang panjang dan melelahkan.

Kiper internasional Italia adalah kiper andalan Cagliari sampai ia memutuskan untuk malakukan permintaan transfer, yang membuatnya mendadak menjadi penghangat bangku cadangan. Marchetti menjadi penonton di bangku cadangan Cagliari dan posisinya digantikan Michael Agazzi di starting XI. Marchetti harus menunggu sampai akhir musim untuk apa yang dia sebut sebagai 'akhir mimpi buruknya di Cagliari'.

Lazio sendiri terlalu senang untuk mengaktifkan klausul pembelian pemain, yang melebihi € 5 juta. Sekarang kiper berusia 33 tahun ini, telah membuat lebih dari 150 penampilan untuk Biancocelesti, dengan harapan suatu hari bisa  menggantikan Gianluigi Buffon sebagai nomor satu Italia.

9. Hernanes (dari Lazio ke Inter)
Laziale sangat sering konflik dengan pemilik Claudio Lotito selama bertahun-tahun, namun keputusan untuk menjual gelandang Brasil, Hernanes menyebabkan kemarahan yang tak tertandingi di ibukota. Mantan gelandang ajaib Sao Paulo telah dianggap menjadi pemain yang sangat setia Lazio, dengan menolak beberapa peluang untuk meninggalkan klub  dan secara konsisten menegaskan akan tetap bersama Lazio di Serie A.

namun, uang akhirnya meluluhkan Lotito, Hernanes terlihat sangat emosional di depan fans Lazio; video yang beredar dengan cepat dan memicu kebencian terhadap Lotito.drama belum berakhir, di bulan-bulan berikutnya yang mengecewakan untuk Hernanes di Inter. Hernanes juga Dituduh pemain yang serakah oleh fans Lazio karena dianggap termotivasi oleh upah yang lebih baik dari yang ia terima di ibukota, ia akhirnya dijual ke Juventus.

8. Andrea Masiello (Bari ke Atalanta)
Bek senior dan berpengalaman Atalanta,  Andrea Masiello tidak bisa bermain sama sekali setelah direkrut dari Bari, kenapa ?
Mantan pemain Genoa dan Juventus menghabiskan sebagian besar karir profesionalnya dengan Bari, di mana pada tahun 2011 ia terlibat dalam kasus kontroversi dengan sengaja mencetak gol bunuh diri dalam pertandingan penting melawan rival Bari, Lecce. Masiello kemudian mengakui menerima € 50.000 untuk tindakan ini, tetapi pengakuan ini ia lakukan setelah ia mengamankan kepindahannya ke Atalanta.
Masiello kemudian mendapatkan hukuman percobaan dan dilarang bermain di pertandingan profesional, namun kini kembali  bisa bermain untuk  Atalanta pada bulan Januari 2015. 

7. Neto (Fiorentina Juventus)
Di luar persaingan kota Milan,Turin dan Roma, permusuhan terasa antara Fiorentina dan Juventus . Jadi, ketika seorang pemain tidak memutuskan untuk beralih dari satu klub ke yang lain, mereka melanggar aturan tidak tertulis.

Salah Satu pemain yang melakukan tindakan ini adalah kiper Fiorentina Neto.Kiper asal Brasil adalah pilihan pertama di bawah mistar gawang La Viola, namun kemudian memilih untuk hengkang ke Juventus, padahal kontraknya masih tersisa 3 tahun. 
Langkah ini dianggap salah oleh fans La Viola, terutama kecemerlangan dan status legendaris Gianluigi Buffon di Juventus. salah satu hal yang mustahil untuk Neto menggantikan peran Buffon. La Viola menganggap Neto lebih mengincar uang daripada posisi pemain inti.

6. Al-Saadi Gaddafi (Perugia ke Udinese)
Putra dari diktator Libya almarhum Muammar Gaddafi menghabiskan total empat tahun sebagai pesepak bola profesional di Italia, bersama Perugia, Udinese dan akhirnya ke Sampdoria. Dalam cerita unik di Serie A, Al-Saadi Gaddafi digambarkan sebagai seorang pria dengan cinta yang besar untuk sepak bola tetapi tidak memiliki atribut yang dianggap profesional. 


Jadi hal tersebut sangat membingungkan melihat bagaimana Al-Saadi bermain bersama Udinese bersaing untuk jatah Liga Champions .
Mungkinkah ini faktor uang sang ayah ? :D

5. Goran Pandev (Lazio ke Inter)
Goran Pandev adalah salah satu bakat langka Republik Makedonia, namun karir Goran Pandev tidaklah spesial.

Pandev akhirnya mengikuti kesuksesan Stankovic yang hengkang dari Lazio ke Inter. Biancocelesti mungkin tidak menyadari pada saat itu mereka telah memperoleh bakat super. Dengan lebih dari 150 penampilan dan lebih dari 50 gol dalam lima tahun. Pandev pun meminta dilepas.

Pandev  memenangkan lawat hukum melawan Lotito, dan Lotito memilih untuk membekukan pemain Macedonia keluar dari skuad sepenuhnya. Setelah dibebaskan dari kontraknya, Pandev bergabung dengan mantan klubnya, Inter, dan Lotito kembali melepas pemain berharganya tanpa biaya transfer.

4. Lionello Manfredonia (Juventus ke Roma)
Sebagai pemain yang besar ego , produk pemuda Lazio Manfredonia tidak pernah jauh dari kontroversi. dengan karakter yang sulit untuk ditangani, ia dibesarkan oleh reputasi karena bertengkar dengan pelatih dan rekan satu tim.
Setelah hengkang dari Lazio ke Juventus, ia sempat menuai sukses dengan Bianconeri. Hal ini membuat Roma terterik pada Manfredonia. Meski menuai protes dari Romanisti karena ia merupakan mantan pemain Lazio , Manfredonia akhirnya tetap berlabuh di Olimpico. dengan bergabung Roma.

Manfredonia menghabiskan dua tahun dengan Giallorossi sebelum tragedi terjadi ketika ia mengalami serangan jantung dalam pertandingan domestik dan yang kemudian membuatnya pensiun.

3. Adrian Mutu (Chelsea ke Juventus)
Striker  Rumania ini adalah idola ketika awal mula kedatangannya di Italia, dengan duet yang sangat baik dengan  Alberto Gilardino, Mutu merupakan striker yang ditakuti di Liga Italia ketika itu.

Namun, kepindahannya dari Chelsea ke Juventus yang menyebabkan kontroversi. Mutu terbukti menggunakan kokain saat bermain untuk The Blues, membuat kontraknya diputus manajemen Chelsea. penghentian segera kontraknya. Juventus akhirnya menampung Mutu tiga bulan kemudian.

Bianconeri mengambil risiko merekrut stiker Rumania ini, setelah kasus nya di Chelsea. Sebuah perselisihan panjang antara Mutu dan Chelsea dimulai dari tuntutan ganti rugi untuk chelsea. Meskipun terlibat kasus, Mutu membuat 33 penampilan dan hanya bisa mencetak tujuh gol bersama Juventus.

2. Gonzalo Higuain (Napoli ke Juventus)
Dicap 'Judas' oleh para penggemar Napoli, transfer Gonzalo Higuain dari Napoli ke Juventus telah mengguncang sepak bola Italia. Striker asal Argentina ini dianggap paling menonjol di Serie A dengan catatan jejak hampir 100 gol dalam tiga musim termasuk rekor 36 gol dalam 36 penampilan liga Serie A musim lalu.

Sekarang, mantan pemain Real Madrid ini menargetkan juara Liga Champions dengan Bianconeri, namun  € 90.000.000 yang dibayarkan kepada Napoli tidak dapat meredakan kemarahan para fans; yang melihat Higuain sebagai the New Diego Maradona.

1. Roberto Baggio (Fiorentina ke Juventus)
Ada saat dimana sepak bola Italia mendekati anarki atau kebencian setelah transfer Roberto Baggio dari Fiorentina ke Juventus.

Legenda Italia yang sangat dipuja karena kemampuannya di lapangan selama di La Viola, tapi kekaguman tersebut berubah menjadi benci dan penghujatan. transfernya ke Juventus mungkin melebihi € 10.000.000 (rekor dunia pada saat itu) tapi itu tidak membuat perbedaan untuk fans Fiorentina, yang turun ke jalan dan memprotes yang meluas dan menjadi kerusuhan.

Kemudian,ketika kedua klub bertemu, Baggio justru membuat fans juventus murka. hal tersebutt karena Baggio terlihat mengambil syal Fiorentina ketika kedua pihak bertemu.

Bagaimana dengan Icardi, akankah masuk 10 Transfer Kontroversial Serie A
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

About the Author Muhammad Afdhal

Mahasiswa yang juga fans INTER since 2002

No comments

Serie A Dalam Sejarah

Video

Preview

Data dan Statistik

Lainnya